FINAL LIGA CHAMPIONS 2018 : REKOR BURUK KLOPP DI PARTAI FINAL

Final Liga Champions 2018: Catatan Buruk Jurgen Klopp di Partai Puncak

Jurgen Klopp berpeluang besar mengantarkan Liverpool menjuarai Liga Champions musim ini jika mampu mengalahkan Real Madrid di partai puncak yang akan berlangsung pada hari Minggu (27/5) dini WIB mendatang di Kiev. Sayangnya, Klopp bukan pelatih ahli untuk mengatasi partai puncak.

Jurgen Klopp
 memiliki pengalaman banyak tampil pada final. Sebelum melatih Liverpool, Klopp pernah mengantarkan Borussia Dortmund ke partai puncak  Liga Champions. JUDI ONLINE

Lantas, bagaimana catatan performa Jurgen Klopp pada partai final, tidak hanya di ajang Liga Champions. Berikut ini adalah ulasannya, seperti  dilansir Sky Sports, Selasa (22/5/2018).

2012 – Piala Jerman (Borussia Dortmund 5-2 Bayern Munchen)

Ini adalah partai final pertama dalam karier Jurgen Klopp. Pada 2012, Klopp sukses mengantarkan Dortmund juara Bundesliga dan dia mampu meneruskan keberhasilan itu di ajang Piala Jerman.

Borussia Dortmund dengan perkasa mengalahkan Bayern Munchen, 5-2. Nama Jurgen Klopp pun langsung melejit lantaran sukses mempersembahkan dua gelar. JUDI BOLA

2013 – Liga Champions (Borussia Dortmund 1-2 Bayern Munchen)

Satu musim berikutnya, Jurgen Klopp kembali berbicara banyak di Eropa. Kali ini, ia sukses mengantarkan Borussia Dortmund ke final Liga Champions.

Lawannya pun kembali Bayern Munchen. Sayang, kali ini, Klopp menelan kekalahan setelah Dortmund takluk 1-2 lewat babak tambahan pada partai final. JUDI ONLINE

2014 – Piala Jerman (Borussia Dortmund 0-2 Bayern Munchen)

Pada 2014, lagi-lagi Klopp menghadapi Bayern Munchen pada partai final. Kali ini, Dortmund melawan Bayern Munchen. Namun, hasilnya berbeda daripada sebelumnya.

Bayern Munchen tampil perkasa dan membuat Borussia Dortmund kalah dua gol tanpa balas. Kekalahan ini pun dikabarkan membuat posisi Klopp terancam. BANDAR BOLA

2015 – Piala Jerman (Borussia Dortmund 1-3 Wolfsburg)

Borussia Dortmund kembali sukses melangkah ke final Piala Jerman. Namun, pertandingan ini sedikit berbeda bagi Jurgen Klopp, karena posisinya mulai terancam setelah finis di peringkat ketujuh Bundesliga.

Pada akhirnya, Klopp harus merelakan Dortmund kembali gagal mengangkat piala di ajang Piala Jerman. Ia pun kehilangan posisinya karena dipecat lantaran dianggap gagal mengantarkan Dortmund ke performa terbaik. AGEN BOLA

2016 – Piala Liga Inggris (Liverpool 1-1 Manchester City)

Pada 2016, Klopp berkesempatan meraih gelar perdana bersama Liverpool. Pada tahun yang sama, Klopp juga sempat mengalahkan Manchester City 4-1 pada November.

Akan tetapi, mentalitas para pemain Manchester City ternyata lebih baik. Setelah bermain 1-1 hingga babak tambahan, Liverpool menyerah setelah kalah adu penalti melawan The Citizens di Wembley.

Melihat catatan di atas dapat disimpulkan bahwa Jurgen Klopp baru sekali memenangkan pertandingan di partai puncak, sisanya mengalami kekalahan. Dan Klopp bisa memperbaiki catatannya tersebut ketika menghadapi Real Madrid nanti. BOLA ONLINE

SKUAT MANDUL INTER, KAPAN BIKIN GOL LAGI?

Kapan Bikin Gol Lagi, Inter?

Sudah tiga pertandingan terakhir Inter Milan tak bisa mencetak gol. Laga menghadapi Cagliari mau tak mau harus dijadikan pelampiasan Nerazzurri.

Inter mendapat ganjalan dalam upayanya finis empat besar setelah diimbangi Atalanta 0-0 pekan kemarin. Ini jadi kegagalan ketiga beruntun Inter meraih poin penuh dan membuat mereka tertahan di posisi kelima dengan 60 poin, selisih satu poin dari Lazio di posisi keempat. JUDI ONLINE

Ini merupakan kegagalan ketiga kali secara beruntun Inter meraih angka penuh setelah ditaklukan 0-1 oleh Torinho dan diimbangi AC Milan 0-0. Wajar saja ini membuat fans Inter ketar ketir soal peluan timnya lolos ke Liga Champions musim depan.

Apalagi di enam pertandingan sisa, Inter masih harus menghadapi lawan berat seperti Lazio dan Juventus. Performa di lini depan pun jadi sorotan untuk diperbaiki oleh Spalletti mengingat Mauro Icardi dkk. tengah kesulitan bikin gol. TARUHAN ONLINE

Icardi sebagai andalan di lini depan tentu harus bisa menemukan lagi performa terbaiknya jika tak ingin jadi sasaran kritik fans. Laga menghadapi Cagliari di Giuseppe Meazza, Rabu (18/4/2018) dinihari WIB nanti.

“Kami membuat banyak peluang untuk bisa dimanfaatkan tapi melihat hasilnya sejauh ini, kami tidak boleh melakukan itu lagi di enam laga tersisa,” ujar pelatih Inter, Luciano Spalletti, seperti dikutip Soccerway. JUDI BOLA

“Saya tidak tahu berapa poin lagi yang diperlukan untuk bisa lolos, tapi kami harus menganalisa situasi saat ini dari laga ke laga. Besok, target kami adalah menang. Fakta bahwa kami tidak bisa mencetak gol di beberapa laga terakhir tidak akan mempengaruhi analisa dari performa kami,” sambungnya.

“Kami harus bisa menunjukkan performa yang lebih lagi, baik secara individu maupun tim. Kami harus bisa lebih bagus dalam hal penyelesaian akhir karena kami sudah mempersiapkan tim dengan baik dan tim membuat banyak peluang.” BANDAR BOLA

“Ini bukan sebuah langkah yang besar, tapi ini jadi bagian dari pengembangan kami dan kami harus segera bangkit di laga berikutnya. kami tahu apa misi kami dan di mana kami harus menuntaskan musim ini,” tutupnya. BOLA ONLINE

BALE DAN PRESIDEN MADRID TANGGAPI GOL RONALDO KE GAWANG JUVENTUS

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo menjadi bintang dalam kemenangan Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions. Mega bintang berpaspor Portugal itu membawa Madrid menang 3-0 atas Juventus.

Pada laga itu, Ronaldo mencetak dua gol dan menyumbang satu assist. Salah satu gol Ronaldo mengundang kekaguman. Ia mencetak gol dengan cara bicyle kick dan membuat kiper Juventus Gianluigi Buffon tak berkutik. BOLA ONLINE

Usai pertandingan banyak komentar positif muncul soal gol indah Ronaldo, bahkan para fans Juventus pun ikut bertepuk tangan.

Sedangkan, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane terlihat menggosok-gosok kepalanya seakan tidak percaya. Sementara Andrea Barzagli mengulurkan tangan seolah ingin bertanya: “Apa yang bisa kita lakukan tentang itu?’

Seolah semua orang tercengan dengan gol indah Ronaldo. Namun, sikap sebaliknya ditunjukan rekan setimnya, Gareth Bale dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez. JUDI BOLA

Bale kelihatan tidak terlalu terganggu dengan gol itu. Duduk di bangku cadangan Bale hanya bertepuk tangan pelan.

Namun, ada satu orang lagi yang terkait dengan Real Madrid sama sekali tidak bertepuk tangan. Ia menanggapinya dengan dingin.

Media Spanyol, El Confidencial, menyebut Presiden Madrid, Florentino Perez, tidak berdiri atau bahkan memuji gol Ronaldo pada menit ke-64.

Banyak yang mengklaim bahwa hubungan antara Perez dan Ronaldo menjadi dingin karena perselisihan kontrak. JUDI ONLINE

Superstar Portugal menginginkan kesepakatan baru yang menguntungkan di Bernabeu. Ronaldo menuntut untuk menjadi salah satu pemain dengan bayaran terbaik di dunia sepakbola.

Namun, meskipun Perez bersedia memberinya kesepakatan yang lebih baik, ia tidak mau diganggu ketika harus bernegosiasi. BANDAR BOLA

TEGANGNYA PEREMPATFINAL LIGA CHAMPIONS 2017-2018 : JUVE VS MADRID, LIVERPOOL VS CITY

Babak yang banyak ditunggu, Perempatfinal Liga Champions 2017-2018 yaang akan menyuguhkan perseteruan panas dan seru akan dimulai pada tengah pekan ini. Dua duel besar siap tersaji di fase ini.

Setelah sama-sama melewati babak 16 besar beberapa pekan lalu, kini tinggal tersisa delapan tim akan memperebutkan empat tiket ke semifinal. Sebelum itu mereka harus melewati dua leg perempatfinal yang dihelat 4-5 April dan 11-12 April. JUDI ONLINE

Untuk leg pertama, duel seru akan tercipta di kota Turin saat wakil Italia, Juventus menjamu juara bertahan Real Madrid serta di kota Liverpool kala tuan rumah akan bertarung dengan Manchester City.

Bukan mengesampingkan laga antara Barcelona kontra AS Roma dan Sevilla versus Bayern Munchen, kedua laga tersebut mempertemukan tim-tim yang bias dibilang calon kuat juara.

Dari Juventus Stadium, Juve akan coba membalas kekalahan 1-4 di laga final Mei tahun lalu dari Madrid. Mumpung El Real tidak dalam performa terbaiknya, Juve berpeluang untuk bisa mencuri kemenangan demi modal melawat ke Santiago Bernabeu pekan depan. TARUHAN ONLINE

Namun jangan meremehkan Madrid, Los Blancos di Liga Champions berbeda dengan Madrid di kompetisi lokal. Status sebagai juara bertahan di dua musim terakhir bukanlah hanya angina lalu bahkan Madrid membuktikannya dengan menghempaskan Paris Saint Germain yang bertabur bintang dibabak 16 besar.

Dengan performa Cristiano Ronaldo yang sedang on fire sejak pergantian tahun, Gianluigi Buffon harus berhati-hati jika tak mau gawangnya dibobol lagi seperti di Cardiff.

Dari stadion Anfield, Liverpool akan coba meraih kemenangan dengan skor sebesar-besarnya demi modal melawat ke Etihad Stadium pekan depan. Si Merah tahu kalau City begitu trengginas di kandang mengingat mereka pernah kalah 0-5 September lalu. JUDI BOLA

City dengan skuatnya saat ini tentu lebih diunggulkan tapi patut diingat bahwa salah satu dari sedikit kekalahan mereka musim ini didapat saat menghadapi Liverpool. Di Anfield Januari lalu, City kalah 3-4 setelah sempat tertinggal 1-4 lebih dulu.

Dengan bermodalkan lini serang yang kuat, Liverpool mempunyai kesempatan untuk  meraih kemenangan demi melanggengkan jalan di leg kedua pekan depan di Etihad Stadium.

Setelah menyingkirkan Manchester United, Sevilla siap membuat kejutan lagi saat menjamu salah satu calon juara Bayern Munich. Bayern memang begitu tangguh di bawah arahan Jupp Heynckes saat ini, tapi Sevilla seperti klub Spanyol lainnya adalah momok untuk Bayern.

Die Roten harus mengingat bahwa di tiga musim terakhir mereka selalu dijegal oleh klub-klub Spanyol pada fase perempat final. Namun, apakah Sevilla mampu mengulanginya? JUDI ONLINE

Sementara, Roma setidaknya harus bisa meredam lini serang Barcelona pada laga di Camp Nou pekan ini demi mendapatkan keuntungan pada leg kedua di Olimpico pekan depan. Barca memang tidak begitu tajam di Liga Champions musimi ini, baru bikin 10 gol.

Tapi lini belakangnya begitu tangguh karena baru kebobolan dua gol sejak fase grup, paling sedikit di antara tim-tim lain. Jadi, Roma punya tugas berat selain meredam Lionel Messi dkk juga harus membongkar pertahanan Barca.

Jadwal Leg I Perempatfinal Liga Champions 2017/2018 JUDI ONLINE

Rabu (4/4/2018)

Juventus vs Real Madrid

Juventus Stadium

Sevilla vs Bayern Munich

Ramon Sanchez Pizjuan

Kamis (5/4/2018)

Liverpool vs Manchester City

Anfield

Barcelona vs AS Roma

Camp Nou

BUKAN MAIN, INI SOSOK PENGGANTI MODRIC DI MADRID

Luka Modric selalu menjadi tumpuan lini tengah Real Madrid semenjak didatangkan dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas 2012. Gelandang asal Kroasia itu bertugas sebagai penyambung antara lini belakang dan barisan penyerang. BOLA ONLINE

Selama membela Madrid, Modric mengoleksi 13 gol dan 37 assist dari 246 penampilan. Total, Modric sudah memberikan 10 gelar bagi publik Santiago Bernabeu, yang mana tiga di antaranya merupakan trofi Liga Champions.

BACA JUGA : JURGEN KLOPP : SALAH MAMPU SAMAI LEVEL MESSI

Modric pun masih tetap berperan di musim ini. Dari 32 pertandingan, Modric sudah mempersembahkan dua gol dan lima assist. Namun, Madrid tidak akan bisa mengandalkan Modric terus-terusan, pasalnya sekarang Modric sudah tidak muda lagi. Tahun ini ia akan berusia 33 tahun.

Karena alasan itulah Madrid sekarang gencar mencari sosok pengganti eks pemain Dinamo Zagreb itu. Seperti diberitakan Bon Balon, Selasa (20/03.2018), Madrid sedang berusaha mendaratkan gelandang Tottehham, Delle Alli. Walaupun mempunyai gaya bermain yang berbeda, Modric lebih tipikal box-to-box, sedangkan Alli sering beroperasi di kotak penalti lawan. JUDI BOLA

Kebetulan, gelandang seperti Alli sedang dibutuhkan Madrid. Hal itu agar Madrid memiliki sumber gol alternatif selain Cristiano Ronaldo. Alli sendiri merupakan gelandang yang masuk kategori tajam. Musim ini saja, gelandang keturunan Nigeria itu sanggup mengemas 10 gol dari 42 pertandingan di semua kompetisi.

BACA JUGA : INI 3 PELATIH YANG MAMPU BUAT MU MAIN MENYERANG

Yang lebih memukau lagi, dimusim lalu Alli berhasil keluar sebagai gelandang tertajam di Liga Inggris dengan mengemas 18 gol dari 37 pertandingan. Namun, butuh dana yang tidak sedikit untuk mendatangkan gelandang 21 tahun tersebut. Menurut laman transfermarkt, harga Alli saat ini berada dikisaran 80 juta euro atau sekitar rp. 1,35 triliun. FREEBET

Meski begitu, harga pasar tidak bisa dijadikan tolak ukur. Bisa dibilang, harga pasar merupakan hanya setengah dari uang yang harus dikeluarkan sebuah klub untuk mendatangkan si pemain incaran. Karena itu untuk mendaratkan Alli ke Santiago Bernabeu, Madrid bisa jadi harus mengeluarkan 160 juta euro atau setara Rp2,71 triliun.

BACA JUGA : RAMALAN SHEVCHENKO : MESSI AKAN ANGKAT TROFI LIGA CHAMPIONS

Terlepas dari ketertarikan kepada Alli, Madrid dipercaya akan jorjoran pada bursa transfer musim panas 2018. Nama-nama seperti David de Gea (Manchester United), Alisson Becker (AS Roma), Harry Kane (Tottenham Hotspur), Neymar Jr (Paris Saint-Germain) dan Robert Lewandowski (Bayern Munich) masuk radar Madrid. BANDAR BOLA

MENANG KONTRA MILAN, WENGER KEMBALI TERSENYUM

Angin segar menghampiri pelatih Arsenal, Arsene Wenger ketika anak asuhnya berhasil menekuk perlawanan AC Milan pada babak 16 besar Liga Europa, Kamis (8/3/2018) atau Jumat dini hari WIB. Hal ini mengakhiri catatan buruk empat kekalahan secara beruntun. Alhasil, Wenger pun kembali menebar senyumnya. BOLA ONLINE

Arsenal berhasil memetik kemenangan 2-0 pada laga di stadion San Siro. Dua gol Arsenal di kandang AC Milan dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-15 dan Aaron Ramsey (45’+4). BACA JUGA : Ini 3 Pemain Incaran Barcelona di Musim Panas 2018

“Kemenangan ini tentu penting setelah kami mengalami pekan buruk. Kami harus menyelesaikan pekerjaan ini di kandang,” kata Wenger seperti dilansir BolaSport.com dari BBC.

“Saya senang dengan semangat dan tanggung jawab yang ditunjukkan pemain di pertandingan ini,” lanjutnya.

Hasil ini menjadi kemanangan pertama The Gunners setelah mengalami empat kali kekalahan secara beruntun pada semua kompetisi.

Kekalahan 0-3 melawan Manchester City pada pertandingan final Piala Liga Inggris membuat Mesut Oezil dkk terpukul. Alhasil, di pertemuan berikutnya menghadapi lawan yang sama di Liga Inggris, Arsenal kembali terpuruk dengan skor identik. JUDI BOLA

Terkahir, Arsenal belum bisa move on dari keterpurukan, terlihat dari hasil memalukan ketika menghadapi Brighton dan Hove Albion. BACA JUGA : TERUNGKAP! INI 3 CALON PENGGANTI ARSENE WENGER

“Saat Anda kalah di partai final, sulit mencernanya dalam beberapa hari. Ketika KO seperti petinju, Anda tak punya waktu bereaksi, tetapi Anda harus memberikan respons,” kata Wenger.

“Hasrat dan keinginan Anda untuk menunjukkan kualitas harus terlihat dalam pertandingan,” ucapnya.

Wenger menilai kemenangan atas AC Milan merupakan hasil yang penting setelah mengalami hasil-hasil buruk tersebut.

“Kemenangan ini tentu penting setelah kami mengalami pekan buruk. Kami harus menyelesaikan pekerjaan ini di kandang,” tutur Wenger.

Di lain pihak, kekalahan dari Arsenal berarti akhir dari deretan performa impresif Milan. PASTI UNTUNG

Sebelumnya, skuad asuhan Gennaro Gattuso tersebut bisa tampil konsisten dengan catatan tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan beruntun. BACA JUGA : Ronaldo Ngidam Main Sama 5 Pemain Ini, No 1 Ngga Nyangka

Tema Untuk Rafael Benítez Adalah Kegagalan Newcastle Untuk Mengendalikan

Tiba-tiba Newcastle United memiliki dua lawan satu. Istirahat dimulai di dalam setengah mereka sendiri dan Kenedy, penandatanganan pinjaman Januari dari Chelsea, yang memimpinnya, sempat mempertimbangkan pilihannya.

 

Semua orang di Selhurst Park tahu yang mana yang akan dia ambil – bola persegi ke Ayoze Pérez – dan jadi pertanyaan apakah dia bisa mengerjakannya atau tidak. Dia tidak bisa. Ketika Kenedy melepaskan umpannya, Pérez ditandai karena offside. Itu adalah menit ke-47, Newcastle unggul 1-0 dan mereka telah menghancurkan kesempatan untuk mengendalikan enam pointer degradasi.

 

 

Luka penalti Milivojevic menghasilkan Crystal Palace dengan Newcastle

Hampir tapi tidak cukup menjadi tema sore mereka di London selatan. Karl Darlow meraih tendangan penalti Luka Milivojevic pada menit ke-55 namun ia tidak cukup kuat untuk mencegah equalizer Crystal Palace.

 

Dalam beberapa hal ini menjadi tema musim Newcastle. Klub hampir terjual tapi pembicaraan pengambilalihan sekarang telah sunyi. Sisi Rafael Benitez hampir menjarah beberapa kemenangan lagi hanya untuk menemukan diri mereka berada di sisi yang salah dari margin terbaik. Rasio konversi peluang mereka adalah tumit achilles.

 

Pada akhirnya Benitez harus senang dengan intinya. Tujuan Milivojevic adalah dorongan bagi Istana untuk membuat tim tamu berada di bawah tekanan berat dan Wilfried Zaha menyuruh pembela Newcastle untuk bersulang.

 

Darlow, khususnya, berkeping-keping. Dia memegangi kepalanya di tangannya setelah hukuman menggeliat melewatinya dan, setelah itu, dia tidak terlalu dekat dengan hal lain. Dia menyebarkan kecemasan saat ia mengepakkan sejumlah bola tinggi.

 

 

Hukumannya adalah sebuah pembicaraan dan Benitez berpendapat bahwa, walaupun Ciaran Clark menarik kemeja Christian Benteke, striker Istana tersebut juga telah mendorong orangnya. Benitez menegaskan keputusan itu “tidak jelas” tapi, pada saat bersamaan, merupakan kesalahan Clark untuk menarik Benteke. Bahwa dia tidak perlu membuat penghargaan itu terasa lebih lembut. Benteke sepertinya tidak akan bisa mencapai umpan silang Zaha.

 

Di sisi lain Jonjo Shelvey berhasil lolos dengan tarikan kaus yang lebih terang-terangan di dalam area di James McArthur pada tahap penutupan. Benítez mengatakan bahwa timnya yang tidak berpengalaman menjalani kurva belajar yang paling tajam. Hari itu hampir memburuk bagi mereka.

 

Kenedy adalah satu-satunya dari tiga pinjaman akhir Januari dari tiga Benítez dan dia memberikan energi dan tipu daya di sayap kiri. Dia masuk ke daerah berbahaya dan membuat sesuatu terjadi. Hampir saja. Produk akhirnya harus lebih baik.

 

Striker Islam Slimani absen karena masalah paha sementara Benítez mempertahankan kiper barunya, Martin Dubravka, di bangku cadangan. Ini mewakili sebuah mosi percaya pada Darlow dan dia menanggapi dengan sebuah blok satu-satu dari Benteke. Darlow juga berhasil melepaskan tembakan Zaha yang dibelokkan pada menit ke-43. Tapi kinerjanya mulai memburuk.

 

Lineup Benitez adalah serangan-berpikiran, dengan Shelvey dan Mohamed Diamé di lini tengah, dan mereka memainkan beberapa barang bagus sebelum jeda. Lewat Shelvey terasa garing dan positif. Tujuan Diamé memberi mereka keunggulan yang pantas. Namun, babak kedua berubah menjadi kerja keras, dengan bek Newcastle harus menempatkan tubuh mereka di telepon. “Itu bisa lebih baik,” kata Benítez. “Tapi itu bisa saja lebih buruk.”

Kolkata Bersiap Untuk Mengaum Tim Favorit Brasil Melawan Jerman

 

Negara Amerika Latin memiliki basis pendukung yang besar Agen Bola Online Terpercaya di kawasan ini dan diharapkan menjadi penonton yang ramai pada hari Minggu ini.

Selama dua minggu terakhir, penggemar sepak bola Bengali telah mendidih karena dendam. Stadion Salt Lake yang telah direnovasi telah terlihat mengejutkan, namun kesedihan karena tidak menyaksikan pertandingan India membuat ekstravaganza sedikit pucat.

Tidak lagi.

 

Ayo hari Minggu, kota ini akan menjadi tuan rumah bentrokan perempat final mega antara Brasil dan Jerman, di mana dua penantang gelar hebat yang mewakili gaya dan warisan yang berbeda akan saling berhadapan. Pertandingan yang akan digelar pada malam terakhir periode meriah kawasan ini membuat semua orang berbicara.

 

 

 

Kolkata dulu adalah benteng Brasil dalam setiap arti kata. Sebelum Piala Dunia pertama kali ditayangkan di televisi India pada tahun 1982, Men in Yellow memiliki monopoli dekat hati Kolkata terutama karena preferensi untuk bakat dan gaya di atas substansi.

 

Penggemar berkumpul untuk mendengar komentar di radio, dan bendera Brasil menghiasi dinding klub lokal.

 

Penyerang bertubuh kecil kecil itu berubah pada tahun 1986. Generasi muda menjadi mangsa tipu daya Diego Maradona saat lonjakan pendukung Argentina menyapu kota. Ada juga murmur di antara basis Brasil yang setia, yang melahirkan kategori ketiga yang aneh namun aneh dari mereka yang mendukung Brasil dan Maradona.

 

Selama 20 tahun ke depan, Brasil vs Argentina menjadi kawasan yang paling banyak dibicarakan persaingan sepakbola setelah Mohun Bagan vs Benggala Timur. Kedua tim tidak pernah saling silang di Piala Dunia setelah tahun 1990. Trio Ronaldo-Rivaldo-Ronaldinho mendapatkan kembali beberapa kekalahan dengan kepahlawanan mereka di awal tahun 2000an sementara Lionel Messi lebih dari kompensasi untuk itu sejak paruh kedua dekade terakhir.

 

Sementara fanatisme seputar Brasil berkaitan dengan persaingannya dengan Argentina, kaum Biru dan Putih tidak akan hadir di City of Joy kali ini. Penggemar lokal kemudian akan membalas dendam atas kekalahan di Belo Horizonte, di mana tuan rumah harus keluar dari Piala Dunia karena air mata setelah kalah 7-1 dari Jerman tiga tahun lalu.

 

Chandranath Seal berusia 53 tahun, yang telah melakukan perjalanan ke Stadion dengan bendera Brazil saat Argentina Messi bermain Venezuela pada 2010, mengharapkan tribun untuk mendukung Alan dan rekannya.

 

“Satu masalah adalah bahwa penjualan tiket dimulai begitu cepat, jadi bisa jadi ada terlalu banyak penggemar kasual, yang bukan pendukung keras dari salah satu dari kedua tim tersebut. Jika tidak, akan sangat bagus jika ada 60.000 penggemar Brasil yang berteriak bersama. Bahkan kemudian, di Kolkata, orang selalu mengharapkannya menjadi mayoritas yang jelas yang menguntungkan kita. Dan ketika Anda mendengar dukungan untuk Jerman, pastikan mereka kebanyakan adalah penggemar Argentina, “katanya dengan sangat percaya diri di kalangan penggemar veteran di wilayah ini.

 

Kontingen Brasil, yang tiba di kota itu setelah mendapat dukungan besar dari kerumunan Kochi, tidak meninggalkan batu unturned untuk menambahkan bahan bakar ke api. “Saya berharap para penggemarnya bisa tampil dalam jumlah banyak,” kata Carlos Amadeu, pelatih tersebut, Kamis. “Saya telah memutuskan untuk mengadakan persiapan di sini saja, tapi harus menggesernya untuk festival (Durga Puja),” tambahnya.

 

Pelatih asal Jerman itu, setelah mendapat sedikit petunjuk tentang apa yang menanti timnya, mencoba mengecilkan pentingnya dukungan dari tribun. “Kehadirannya luar biasa untuk semua pertandingan dan saya berharap pada hari Minggu juga. Tapi saya tidak peduli dengan tim mana yang mereka dukung, “kata Christian Wueck.

Sofiane Boufal memberi Southampton kemenangan melawan West Brom

Ketika Southampton memecahkan rekor transfer Agen Bola Online Terpercaya mereka untuk menandatangani Sofiane Boufal musim panas lalu, mereka pasti memimpikan momen yang bisa diraih saat seperti ini. Dia mulai bergerak di dalam dirinya sendiri, jinking melewati lima pemain West Bromwich Albion sebelum menyelipkan bola rendah melampaui Ben Foster. Hanya empat menit setelah datang dan lima menit menjelang pertandingan usai, pemain depan Maroko meraih kemenangan Mauricio Pellegrino sebagai kemenangan yang pantas.

Boufal tiba dengan reputasi yang spektakuler dan lari dan selesai yang mazy ini akan menemukan jalannya menuju showreel-nya. Pertama dia merampok Allan Nyom, yang kemudian menabrak rekan setimnya Craig Dawson saat Boufal membungkuk melewati lautan baju navy dan kemeja putih sebelum dengan dingin meluncur ke rumah. Pendukung Southampton telah kelaparan seperti sihir, Boufal berada di pinggiran tim ini dan memiliki tersanjung menipu sejak pindah £ 18m dari Lille. Seperti yang dikatakan Tony Pulis, Boufal “bisa melayang masuk dan keluar dari permainan”.

Bagi Pellegrino, ini adalah kasus kelegaan ringan setelah menyaksikan timnya mendominasi pertandingan melawan tim Albion yang sangat malang. Bagi Boufal, dia telah memanfaatkan kesempatannya.

“Sebagian besar pemain saya pantas bermain tapi ini adalah olahraga tim – Anda harus menunggu kesempatan Anda,” kata Pellegrino. “Saya pikir itu adalah salah satu gol terindah musim ini. Saya senang untuk Sofiane dan pemain saya karena kami membutuhkan tiga poin. Semoga ini [hasil] akan memberi kita kepercayaan lebih dalam beberapa game berikutnya. ”

Pada saat tim-tim ini memulai debutnya, vidiprinter telah menghilangkan rasa sakit yang tidak diinginkan dari skor yang hanya meningkatkan pentingnya meraih kemenangan di sini, sementara Storm Brian pindah malam ini. Hasil di tempat lain telah menarik West Brom dan Southampton lebih dekat ke zona degradasi. Kemenangan ini mendorong Orang Suci kembali ke arah yang benar, ke meja tengah, setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan.

Sebelum pertandingan Pulis bersikeras timnya terus berkembang namun angka tersebut membuat bacaan suram untuk Albion. Mereka dua poin di atas zona degradasi dan telah memenangkan hanya dua dari 18 pertandingan terakhir mereka di liga. Malam yang menyedihkan bagi mereka diperparah oleh cedera pada kapten, Jonny Evans, gelandang Gareth Barry dan Craig Dawson, yang terpincang-pincang di terowongan akibat bentrokan dengan Nyom, yang pada saat itulah Pulis kehabisan barang pengganti.

West Brom entah bagaimana selamat dari babak pertama serangan dari Southampton di mana Oriol Romeu dan Shane Long keduanya terjawab dari jarak dekat. Ryan Bertrand juga mendekati saat tendangan bebasnya mendesis ke pos Ben Foster melalui kepala Evans. Pulis mengubah hal delapan menit memasuki babak kedua, menggantikan Barry dengan Gareth McAuley dan pindah ke posisi ketiga. Tak lama setelah itu, mantan striker Southampton Jay Rodriguez bersalah karena kehilangan keunggulan timnya dan, pada kenyataannya, hanya memiliki kesempatan nyata. Dia condong sangat lebar setelah menempel pada bola Grzegorz Krychowiak yang bagus.

“Kami jauh lebih baik saat mengubahnya, kami jauh lebih kompetitif,” kata Pulis. “Kami memiliki kesempatan terbaik dalam permainan, tapi sayangnya itu tidak dilakukan untuk anak itu. Jika dia menilai itu, kami mungkin akan memenangkan pertandingan. ”

Pellegrino enggan mengubah keadaan terlalu cepat tapi memanggil Nathan Redmond dengan 20 menit untuk dimainkan, sebelum Charlie Austin dan Boufal masuk setelah 81 menit. Redmond membuat dampak langsung, dengan bola silangnya menemukan Dusan Tadic, yang menembak lurus ke arah Foster sebelum tampak dikotori oleh penjaga West Brom. Wasit, Graham Scott, tak tergerak.

Tapi seperti kelihatannya pemenang akan menghindari mereka, Boufal dengan tegas menyampaikan, mencuri kepemilikan di setengah sendiri sebelum menemukan pemenang yang menakjubkan.

 

Millwall Mengakhiri Rekor Tak Terkalahkan

Ada perasaan di sekitar Den bahwa pertunjukan Millwall telah gagal untuk menghasilkan hasil yang mereka layak dapatkan Agen Bola Online Terpercaya saat kembali ke Kejuaraan dan selama lebih dari 70 menit sepertinya penggemar rumahan mungkin akan merenungkan kesia-siaan itu sekali lagi. Sisi Neil Harris menyia-nyiakan cukup banyak peluang untuk memenangkan beberapa pertandingan sebelum Aiden O’Brien mengebor rumah umpan silang Fred Onyedinma yang dibelokkan dari jarak enam yard untuk memberikan pemenang yang pantas pada menit ke-73.

Mengingat pemboman yang mendahuluinya, sungguh luar biasa bahwa ini adalah gol pertama Leeds United, yang tiba dan pergi sebagai pemimpin liga meski telah melihat apapun, namun telah kebobolan dalam 613 menit sepak bola Championship. “Kami kalah bersaing dan mengalahkan Leeds,” kata Harris. “Kami menjalankan Leeds dari taman, jadi berikan kredit pada pemain saya.”

Football League: Cardiff meraih hasil imbang namun tidak bisa menghentikan Wolves melakukan gol kedua

Dalam apa yang terbukti merupakan rencana yang jelas untuk mengungguli portcullis Leeds, Harris membuat dua saklar dari pertengahan pekan, dengan duo yang bergabung untuk tujuan Millwall menggantikan Shane Ferguson dan Lee Gregory. Nomor lawannya, Thomas Christiansen, membuat satu perubahan ke sisi yang mengalahkan Birmingham pada pertengahan pekan, mengirim Conor Shaughnessy untuk kapten Liam Cooper yang cedera.

Leeds dibuat tampil biasa selama babak pertama ketika Millwall gagal mencetak gol mengejutkan. Namun untuk mendapatkan tanda pada musim ini, Steve Morison bisa saja menghadapi beberapa melawan mantan klubnya, namun berulang kali melepaskannya dari ketertinggalannya.

Setelah memiliki tujuan yang dilarang karena offside setelah enam menit, dia kemudian tampak tidak percaya karena gagal memasukkan jari kakinya ke umpan silang Jed Wallace yang hampir tidak mungkin lebih mengundang jika tiba dengan RSVP yang dicap dan ditangani sendiri. Sementara veteran pasti bertanya-tanya apa yang telah dilakukannya untuk mengecewakan para dewa sepakbola, beberapa rekan satu timnya juga semakin dekat. Shaun Williams mendapat tendangan bebas yang dibelokkan lebar, sementara desisan bootnya yang lebih tidak jelas dari jarak 30 yard yang dikirim Felix Wiedwald berebut kembali ke telapak bola menjatuhkan bola melewati mistar gawangnya.

 

“Ada beberapa anak laki-laki saya yang kecewa,” kata Harris. “Stevie Morison bisa saja memiliki bola pertandingan. Fred sampai di beberapa daerah besar dan Jed mendekat. George [Saville] melewatkan pengasuh di akhir karena sedikit berbandrol. Itu adalah kinerja yang sangat kuat dan yang saya senangi adalah kami terus melangkah. ”

Christiansen membawa Stuart Dallas dan Kemar Roofe pada interval tersebut, namun serangan Millwall berlanjut di babak kedua yang dimulai dengan jentik yang ganas dan jarang menyerah. Wallace membawa cerdas menyelamatkan keluar dari Wiedwald dengan teriakan permukaan-ke-udara sebelum setengah pusat tak bertali Shaun Hutchinson memukul upaya mengundang dari delapan meter langsung ke kiper lega.

Sesaat sebelum tanda jam, Wallace muncul lagi, mengendarai sebuah drive rendah melawan tiang gawang, sementara Saville melewatkan kesempatan bagus untuk menempatkan permainan di luar tim tamu saat ia bermain-main setelah diputar di gawang.

Leeds, sebaliknya, tidak menawarkan apapun. “Kami tidak memainkan permainan yang bagus dan Millwall pantas mendapatkan kemenangan ini,” kata Christiansen, yang menambahkan bahwa dia akan memaafkan pemainnya satu performa buruk ini.

Tidak lama setelah O’Brien mencetak gol, Leeds dipaksa untuk bermain 10 menit terakhir seorang pria turun setelah Pontus Jansson cedera. Jauh di dalam waktu tambahan, Millwall selamat dari ketakutan ketika tendangan bebas Eunan O’Kane tampaknya jatuh ke tangan Pierre-Michel Lasogga, namun penjaga gawang, Jordan Archer, siap untuk membersihkannya.

Ini memastikan kemenangan yang tak lebih dari sisi rumah merajalela pantas.

Kevin De Bruyne Memimpin Manchester City Melewati Kepala Shakhtar Donetsk

 

 

 

 

Bagi Sergio Agüero, itu adalah malam yang pahit. Detail yang paling penting adalah bahwa timnya menang Agen Bola Online Terpercaya dan telah menempatkan diri mereka pada posisi yang kuat dalam kelompok kualifikasi mereka. Namun ini juga malam ketika Agüero melewatkan kesempatan untuk membuat kinerja yang sedikit kusam dengan gol yang akan menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang Manchester City.

Kerusakannya hanya bersifat dangkal dan waktu Agüero menyamai target 177 gol Eric Brook, sebuah rekor yang telah berdiri sejak 1939, pasti akan datang, bahkan mungkin melawan Chelsea pada hari Sabtu. Namun City harus berharap bahwa ketidakmampuannya untuk menyelesaikan penalti pada menit ke-71 bukanlah tanda kecemasan yang terkadang membuat pemain saat berada di puncak tonggak pribadi ini.

Sama cemerlangnya dengan dia, catatan Agüero dari stoples penalti dengan sisa prestasinya mencetak gol. Yang satu ini diselamatkan oleh Andriy Pyatov dan City hanya akan senang bahwa Shakhtar Donetsk, sisi yang lebih baik di babak pembukaan, kehabisan engah setelah itu, dengan bermacam-macam pemain yang membutuhkan perawatan untuk kram.

Sebagai gantinya, permainan diselesaikan oleh gol terakhir dari Raheem Sterling, pemain pengganti, untuk menambah kecemerlangan terbaru dalam portofolio Kevin De Bruyne. Agüero tampak sedih saat digantikan terlambat, dengan hukuman yang agak tidak diragukan lagi diputar ulang di layar raksasa, tapi itu akhirnya menjadi hasil yang bagus untuk City.

Donetsk adalah tim yang bagus dan seharusnya mendapat penalti untuk handball John Stones sebelum Sterling menenangkan saraf penonton, sama seperti petugas keempat akan mengangkat papan elektronik yang mengumumkan empat menit menjelang akhir pertandingan.

Seperti jalannya, Sterling sudah kehilangan kesempatan yang lebih mencolok lagi dan, secara keseluruhan, City menciptakan peluang yang cukup di babak kedua untuk merasa seperti mereka menjamin kemenangan, ketujuh mereka pada mental di semua kompetisi. Namun, ini adalah malam yang sulit di kali dan Guardiola pasti terkejut dengan cara lawan-lawan Kota menguasai 45 menit pembukaan. Tidak jarang tim mengunjungi stadion ini dan berusaha mengalahkan tim tuan rumah namun kontingen Brasil Donetsk, dengan empat dari lima depan mereka berasal dari Amerika Selatan, yang secara elegan dimulai pada babak pertama.

Guardiola tidak pernah pandai menyembunyikan ketidaksenangannya dan manajer City tampak sedikit bingung saat itu, mengusapkan jemarinya ke wajahnya seakan bingung dengan apa yang dilihatnya.

 

Itu tidak berarti City bermain buruk, lebih banyak lagi lawan mereka yang beroperasi pada level yang menyebabkan kegelisahan. Taison, Fred, Bernard dan Marlos semua menunjukkan ciri khas sepakbola cepat, tajam, dan lembut dari Brazil. Ismaily, bek kiri tim, ada yang tertangkap mata. Guardiola menggambarkan juara Ukraina itu kemudian sebagai “mesin” dan “tim yang menakjubkan” dan ada sedikit kelegaan untuk komentar pasca pertandingannya.

“Saya berkata kepada para pemain: ‘Anda harus bangga karena Anda telah mengalahkan salah satu tim terbaik saat mereka bermain,'” kata manajer City.

Liverpool pergi ke rue melewatkan peluang saat Spartak Moscow bertahan untuk imbang

Pertandingan berayun di City mendukung tiga menit setelah restart dan ini adalah demonstrasi kecemerlangan De Bruyne lainnya, bahkan pada malam ketika petenis Belgia itu tidak selalu memberikan pengaruh yang biasa. Marlos adalah pemain Donetsk yang membuat timnya bermasalah dengan umpan yang longgar. De Bruyne mencegat bola dan David Silva membawa kepemilikan sebelum mengkuadratkan bola kembali ke rekan satu timnya. De Bruyne hanya berjarak lebih dari 20 yard, berada dalam posisi sentral, dan mencambuk tembakan yang melengkung dan kuat ke pojok kanan atas gawang Pyatov.

Serta hukumannya, Agüero mungkin juga merenungkan momen 10 menit memasuki babak kedua saat Silva memotong bola indah di atas petenis Argentina. Agüero memukul tembakan voli dengan cukup baik tapi langsung menuju Pyatov dan, selain itu, sebagian besar peluang City jatuh ke gelandang mereka.

Pelarian penetrasi Leroy Sané adalah fitur lain, yang menyebabkan Ivan Ordets menggunting Jerman untuk memberikan penalti, dan Silva tumbuh ke dalam permainan setelah awal yang aneh.

Penampilan Fabian Delph sebagai bek kiri eksperimental juga harus mendorong Guardiola – “luar biasa” adalah kata manajer City yang diterapkan – pada saat Benjamin Mendy menghadapi PHK karena cedera lutut yang dideritanya dalam 5-0 menang melawan Crystal Palace pada hari Sabtu

Mendy menyaksikan pertandingan ini dengan tongkat ketiak, dengan lututnya diikatkan dengan pelindung, dan terbang ke Barcelona untuk memastikan apakah ia mengalami kerusakan ligamen. Penilaian Guardiola adalah bahwa dia tidak mengharapkan kabar baik, mengakui bahwa penandatanganan £ 50 juta akan hilang selama beberapa bulan.

 

 

Harry Kane Mencetak Dua Gol Saat Mengalahkan Malta

Hal terbaik yang mungkin bisa dikatakan tentang Inggris adalah bahwa mereka menang dengan meyakinkan berkat Agen Bola Online Terpercaya kesibukan sasaran di bursa penutup, saat mereka mencetak tiga dari empat kemenangan mereka. Namun ingatan yang tersisa malam ini mungkin melihat pendukung Inggris menurunkan bendera mereka dan menuju pintu keluar dengan 20 menit masih bermain. Penggemar yang tidak puas itu akhirnya kehilangan sebagian besar kesenangannya, tapi suasana hati pada saat itu mungkin bisa disimpulkan oleh reaksi penyerang lapangan babak kedua. “Masuk dia,” terdengar nyanyian dari ujung yang jauh. Gareth Southgate memuji pemain Inggris karena keberanian di Malta menang Ini adalah malam yang tegang di depan itu dan ada saat-saat di babak pertama ketika tampaknya Inggris mungkin tersesat berbahaya mendekati pemberontakan yang memberi latar belakang saat Islandia menjadi lawan di Euro 2016. Sebaliknya, pemain yang canggung, Malam yang berantakan diberi penampilan yang sedikit menipu oleh gol dalam empat menit terakhir dari Ryan Bertrand, Danny Welbeck dan Harry Kane, mencetak gol keduanya malam ini. Inggris sepatutnya pindah ke kualifikasi untuk Piala Dunia dan, di atas kertas, itu tampak seperti sebuah kekalahan. Sebenarnya tidak seperti itu. Tujuannya buru-buru hanya menceritakan sebagian dari cerita dan jalan keluarnya pada 1-0 hanyalah indikasi lain bahwa ada jalan yang panjang sebelum hubungan antara tim dan pendukung telah diperbaiki. Malta, untuk rekap, sudah membiarkan dalam lima melawan Skotlandia dalam pertandingan kualifikasi pembukaan mereka di stadion Ta ‘Qali. Negara di bagian bawah Grup F saat ini berada di urutan ke-190, dari 211 tim, dalam peringkat nasional FIFA dan hanya memenangkan lima pertandingan kompetitif dalam 55 tahun percobaan. Mudah? Nah, orang mungkin berpikir begitu menilai dengan skor akhir tapi akan melebih-lebihkan untuk mengatakan Inggris merasa mudah membuat jumlah superioritas mereka. Pada babak pertama pertandingan masih tanpa gol dan, setengah jam, ada penghinaan penggemar Malta yang mengolok-olok apa yang mereka lihat. Pendukung Inggris mencerna apa yang telah mereka dengar kemudian kembali dengan variasi nyanyian yang sama. “Kami benar-benar sial,” terus, berulang kali. Pada tahap itu, tidak terasa seolah-olah ini adalah tim yang mendekati lebih dekat dengan kualifikasi Piala Dunia dan bagi banyak pendukung perjalanan, ini jelas merupakan penghinaan yang akan terjadi di sisi yang menampilkan setengah pusat dari Ebbsfleet, yang saat ini berusia 13 tahun di National Liga.  

Cardiff Kembali Ganda Kenneth Zohore

 

 

 

Itu adalah salah satu kesempatan yang Neil Warnock revels sebagai Cardiff City melompati Leeds United, sebuah klub di mana ia menghabiskan 14 bulan bertugas beberapa tahun yang lalu, untuk menyelesaikan Agen Bola Online Terpercaya malam menikmati pemandangan dari puncak Kejuaraan dan meletakkan sebuah penanda untuk sisa musim ini Kenneth Zohore mencetak dua gol – gol pertamanya dalam sembilan penampilan – dan Junior Hoilett mendapat yang lain pada malam ketika Leeds tidak mampu mengatasi intensitas permainan Cardiff.

Warnock kini telah memenangkan semua empat pertemuan liga melawan mantan klubnya dan ini adalah penampilan lain yang sangat mengesankan dari tim yang telah diubah di bawah arlojinya. Kedua dari bawah ketika Warnock mengambil alih posisi manajer hampir 12 bulan yang lalu, Cardiff sekarang sedang bermimpi untuk kembali ke Premier League.

Bermain dengan tempo tinggi, menekan secara agresif dan menyerang dengan kecepatan dan kekuatan – semua ciri yang terkait dengan sisi Warnock – Cardiff memiliki terlalu banyak untuk Leeds, yang berkontribusi pada kejatuhan mereka sendiri saat Liam Cooper dikirim dari babak pertama injury time. untuk dua pelanggaran bookable. Zohore mencetak gol ketiga sebelum jam dan meskipun Kemar Roofe membalaskan satu gol untuk Leeds delapan menit kemudian hasilnya tidak pernah benar-benar diragukan.

Roundup Liga Sepak Bola: tekanan tumpukan Ipswich pada Sunderland’s Grayson

Baca lebih banyak

Warnock berbicara tentang kebanggaan yang dia rasakan untuk klub dan pemainnya setelah itu serta inspirasi yang dia dapatkan saat pergi ke konser Neil Sedaka minggu lalu. “Lucu karena saya mengawasinya dan saya berpikir: ‘Wow, apa yang masih dia lakukan di 78?’ Dia fantastis dan saya pikir di sana dan kemudian saya akan memasukkannya ke dalam catatan program saya, karena Begitulah yang saya rasakan di kali, “kata Warnock, yang sudah 10 tahun lebih muda dari Sedaka. “Dukungan itu membuat Anda tetap bertahan. Saya meminta mereka untuk berubah malam ini dan itu adalah atmosfer yang luar biasa – 27.000 orang, sangat brilian, bukan? ”

Para pendukung perjalanan juga membuat suara mereka didengar, namun hanya sedikit yang bisa mereka cintai dan ini adalah tujuan yang sangat buruk yang mereka berikan untuk menyerahkan inisiatif kepada Cardiff. Berusaha bermain di dalam separuhnya sendiri, Mateusz Klich kehilangan pijakannya, Loïc Damour menyambar kepemilikan dan dalam sekejap mata, Hoilett berlari menjauh dari Cardiff, memotong area penalti dan mengkuadratkan bola untuk Zohore, yang bertobat dari jarak enam yard. .

 

Leeds tiba-tiba tampak compang-camping dan segera mendapati diri mereka turun 2-0 saat Hoilett, yang berlari ke sundulan keras, melepaskan tembakan 20 yard kuat yang melintas melewati Felix Wiedwald. Para pengunjung sangat membutuhkan mendengar peluit setengah waktu untuk menarik napas tapi lebih buruk lagi datang untuk mereka saat Cooper, yang sudah memakai kartu kuning setelah gunting menangani beberapa saat sebelumnya, dengan kikuk menurunkan Nathaniel Mendez-Laing dengan penuh. “Pengalamannya dalam situasi seperti itu seharusnya menghentikannya,” kata Thomas Christiansen, manajer Leeds.

Christiansen benar untuk menunjukkan bahwa Leeds terlihat lebih baik dengan 10 orang daripada 11, dengan tim tamu menyia-nyiakan peluang pada awal babak kedua untuk mengurangi defisit. Zohore, menyelipkan umpan silang Sean Morrison dari jarak dekat setelah melakukan gerakan yang bagus, tidak begitu murah hati dan saat tendangan terbelalai Roofe yang terjepit dari jauh, kerusakannya tak bisa diperbaiki lagi bagi Leeds.

Rafael Benitez Mengungkapkan Permintaan Maaf Jonjo Shelvey Setelah Terkena Kartu Merah

 

Rafael Benitez mengungkapkan taruhan bola bahwa Jonjo Shelvey telah meminta maaf setelah “mengecewakan semua orang” dengan mengumpulkan kartu merah yang tak terelakkan karena tidak berdaya berdiri di pergelangan kaki Dele Alli dalam insiden off-the-ball di St James ‘Park, Ahad.
Jonjo Shelvey dari Newcastle melihat merah saat Dele Alli terakhir tertawa pada Tottenham
Pelanggaran itu dari pihak gelandang Newcastle United – kapten Benítez pada hari itu – memainkan peran besar di sisi yang baru dipromosikan yang menandai kembalinya mereka ke tingkat atas dengan kekalahan 2-0 yang mengecewakan pada Tottenham Hotspur.
Gol dari Alli dan Ben Davies – keduanya mencetak gol setelah pemecatan 48 menit Shelvey – secara singkat meredakan kekecewaan Mauricio Pochettino atas kegagalan timnya untuk memperkuat skuad Spurs-nya dengan satu wajah baru musim panas ini sambil mengecewakan rekan Newcastle-nya.
“Jonjo tahu dia telah melakukan kesalahan dan dia meminta maaf di ruang ganti setelahnya,” kata Benítez, yang merasa bahwa Harry Kane dari Tottenham seharusnya ditunjukkan kartu merah daripada kartu kuning untuk mengatasi babak pertama Florian Lejeune, yang tersisa Bagian tengah nyaris tidak bisa berjalan dan tidak bisa melanjutkan.
“Penanganan dari belakang dari Harry Kane lebih buruk dari pada apa yang Jonjo lakukan,” kata manajer Newcastle yang timnya bertahan dengan baik sampai dikirim. “Tapi aturannya adalah peraturan dan kami bayar untuk itu. Bukan hanya aku, Jonjo telah membiarkan semua orang turun, kita sudah membicarakannya untuk sementara waktu. Jika Anda ingin memenangkan pertandingan Premier League Anda tidak bisa kehilangan fokus selama satu menit.
“Jika kita ingin memenangkan pertandingan Premier League kita harus melakukan semuanya dengan sangat baik. Saya senang dengan usaha pemain saya hari ini dan ada banyak hal positif tapi semua usaha yang kami lakukan di lapangan hilang karena kami melakukan satu kesalahan. ”
Mike Ashley tampil jarang di kotak direktur, tapi, bertanya apakah dia bermaksud mengadakan diskusi tatap muka dengan pemilik Newcastle pada Minggu malam Benitez mengajukan pertanyaan itu. “Saya harus berkonsentrasi pada tim saya,” kata seorang manajer secara terbuka “tidak bahagia” karena kurangnya dukungan pasar transfer musim panas ini. “Saya tidak tahu apakah ada pemain yang dekat tapi kami tahu apa yang kami butuhkan dan kami tahu apa yang harus kami lakukan.”
Meskipun Pochettino masih menunggu untuk menyambut wajah baru pertamanya di musim panas ini, manajer Tottenham jauh lebih bahagia. “Saya sangat senang,” katanya. “Penting bagi kami untuk mendapatkan tiga poin untuk mengubah kenangan terakhir kalinya kami bermain di sini [saat Spurs kalah 5-1 pada Mei 2016].

Pochettino Ingin ’10 Atau 15 Tahun ‘Di Tottenham

 

 

Manajer itu senang mendengar  taruhan bola  ketua Spurs Daniel Levy mengatakan bahwa dia ingin dia tetap sebagai manajer selama bertahun-tahun

 

Bos Tottenham Mauricio Pochettino mengatakan dia akan senang tinggal “selama 10 atau 15 tahun” dan membawa trofi ke klub Liga Primer.

 

Ketua Daniel Levy seperti dikutip dalam buku yang akan datang bahwa dia ingin Pochettino bertanggung jawab setidaknya dalam satu dekade lagi.

 

Mantan bek Argentina tersebut telah memenangkan pengagum di seluruh benua karena cara dia mengubah Spurs menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan sejak mengambil alih pada tahun 2014, sementara pembangunan stadion mutakhir telah mendorong optimisme lebih lanjut di sekitar klub. keberuntungan

 

Berbicara di depan bentrokan besar Liga Championsnya dengan pemegang gelar Real Madrid di Santiago Bernabeu, Pochettino mengatakan bahwa dia akan senang tinggal di klub selama Levy menginginkannya.

 

“Terserah pemilik dan ketua,” katanya dalam sebuah konferensi pers.

 

“Saya sangat senang, saya menikmati waktuku di Tottenham Banyak Ini adalah klub dengan banyak potensi Kami sedang menunggu stadion baru, dengan fasilitas baru, yang saya pikir akan menjadi yang terbaik di Eropa. dari waktu untuk berkembang menjadi tim yang kompetitif dan mencoba meraih trofi.

 

“Saya senang mendengar bahwa Daniel sangat baik kepada saya, mengatakan kepada semua orang apa yang dia harapkan dari saya, saya berharap bisa bertahan 10 atau 15 tahun di sini, saya akan senang untuk menandatangani kontrak itu.”

 

Spurs memimpin bentrokan Selasa dengan enam poin dari dua pertandingan Grup H pertama mereka, setingkat poin dan selisih gol dengan dua kali juara bertahan Madrid.

Stiker Steve Cook Pemenang Stadion Newcastle Untuk Memberi Bournemouth Tumpangan

Rekor ejekan yang menyapa peluit akhir tersebut memberi isyarat kesempatan taruhan bola signifikan yang dilewatkan Newcastle United dan peluang besar disita oleh Bournemouth.

Dalam banyak hal, pemenang waktu penghentian Steve Cook untuk tim Eddie Howe sampai saat ini berjuang untuk mewujudkan kembali kebiasaan lama. Sementara pemain Rafa Benítez yang awalnya meyakinkan akhirnya mengingatkan semua orang tentang hari-hari tua yang tak terhitung jumlahnya ketika mereka terkenal karena kehilangan konsentrasi – dan permainan – pada potongan-potongan yang ditentukan, Bournemouth pada akhirnya mencatat kenangan akan masa-masa yang lebih membahagiakan.

Sebagai penggemar mengunjungi bertanya-tanya apakah DAS telah tercapai, penggemar Newcastle dibiarkan khawatir atas lari dari satu kemenangan liga dalam enam pertandingan. Beberapa bahkan mengambil langkah yang jarang, mendekati bidah, mengkritik Benitez karena penolakan keras kepala untuk tidak membawa Aleksandar Mitrovic ke luar bangku cadangan.

Howe sangat senang karena kedua penyerang pengganti yang digunakan oleh rekannya Newcastle – yang tidak mungkin Ayoze Pérez dan Jacob Murphy – gagal memberi dampak, sehingga memungkinkan Bournemouth untuk berebut keluar dari zona degradasi. “Berada di posisi terbawah tiga sulit,” katanya. “Secara psikologis, berada di luar itu adalah hal yang besar bagi kita.”

Luar biasa, Benitez memulai dengan dua striker, menerjunkan Dwight Gayle dan Joselu secara bersamaan. Untuk 20 menit pertama Bournemouth terlihat sangat rentan sehingga keputusan berani ini tampak sangat masuk akal.
Huddersfield’s Rajiv van La Parra menekan tekanan pada West Brom
Baca lebih banyak

Dengan sisi Howe mulai dengan lambannya mode tempo rendah dan terbukti sangat mengecewakan bola kedua, Newcastle mendominasi. Mereka tampaknya memiliki tujuan yang salah dianulir karena offside saat tembakan Matt Ritchie melanda sebuah pos dan Gayle menyelipkan tempat di tempat rebound.

Replay menyarankan bahwa dia telah berada di pihak lawan dan, setelah beberapa ketakutan, Bournemouth merasa perlu diberi tanggungan. Yang paling utama di antara para frights tersebut adalah saat sundulan Gayle agak rebound dari perut Cook namun kiper Asmir Begovic juga melakukannya dengan sangat baik untuk mengusir tembakan dari Christian Atsu dan Ritchie.

Namun, jika umpan balik dari rekan-rekan Begovic telah jelas kehilangan keresahannya yang lama dan mereka sepertinya sudah lupa cara memaksakan kecepatan apapun, kadang-kadang akting cemerlang menjadi pengingat tim mereka dulu. Dengan periode pertama yang sampai pada sebuah kesimpulan, Bob Elliot yang setengah menganggur sampai saat ini terbentang sampai batas pertama, karena dia menancapkan sundulan Callum Wilson ke tempat yang tepat pada akhir serangan balik yang mengejutkan dan kemudian dengan cepat menyelinap untuk menahan tembakan Josh King. .

Hampir tak terlihat, pemain Benitez telah kehilangan sedikit momentum mereka dan Bournemouth tiba-tiba tampak mampu memanfaatkan. Sayangnya sebagian besar masalah mereka adalah bahwa ke depan Howe tampaknya lupa bagaimana memanfaatkan peluang mereka dengan sebuah contoh utama yang datang di awal babak kedua. Dimainkan oleh King, Wilson mendapati dirinya bersih hanya dengan Elliot yang bisa dikalahkan namun entah bagaimana dibikin untuk membekap tembakannya lebar-lebar.

Saat Benitez menggelengkan kepalanya, sangat mudah untuk memahami bagaimana tim tamu sekarang gagal mencetak gol dalam enam dari 10 pertandingan Liga sebelumnya.
Burnley tenggelam tak berdaya Southampton berkat pengganti Sam Vokes
Baca lebih banyak

Namun saat senja turun, ada rasa tumbuh dari permainan yang meluncur melalui jari-jari Newcastle. Seiring beberapa menit berlalu, para penggemar rumah menyadari dengan pasti berapa banyak mereka yang kehilangan ketenangan adat Mikel Merino yang terluka dan lini tengah yang melintasinya,

Dengan Howe sekarang menerapkan taktik ultra-langsung, Bournemouth telah membaik ke titik di mana mereka menyelesaikan sejauh ini sisi yang lebih kuat. Benitez tampak terbelah antara kelegaan dan kemarahan saat Elliot dan Ciaran Clark entah bagaimana digabungkan untuk menjaga, meski agak kebetulan, tembakan Marc Pugh keluar tapi mantan emosi itu berumur pendek.

Waktu penghentian tiga menit sedang berlangsung saat Andrew Surman berayun di tikungan akhir untuk para pengunjung dan Cook keluar-melompati semua orang untuk memaksa umpan silang jarak dekat melewati Elliot sebelum merayakannya seolah-olah dia baru saja merebut sebuah gelar.
Iklan

Dengan permainan melawan Huddersfield Swansea dan Burnley di cakrawala, Cook dan perusahaan sekarang dapat mengubah narasi musim ini. Akankah mereka memanfaatkan saat ini? Dapatkah Newcastle pulih dari goyangan mereka sendiri?

“Kami harus melakukan yang lebih baik dalam permainan semacam ini, kami menciptakan peluang tapi Anda harus mencetak gol,” kata Benitez, yang secara tipikal menanggapi beberapa pertanyaan yang menekankan ketidakbahagiaannya.

David Moyes Meyakinkan Javier Hernández Bahwa Ia Memiliki Masa Depan Di West Ham

David Moyes telah pindah untuk menghilangkan rasa takut taruhan bola Javier Hernández yang mungkin dikecualikan di West Ham saat berada di Manchester United – meskipun penampilan pertama Meksiko untuk Hammers under Moyes dapat tertunda karena cedera.

Hernández telah memainkan lebih banyak tim sepak bola pertama musim ini daripada yang dilakukannya di keseluruhan kampanye Moyes yang tidak lengkap sebagai manajer Manchester United. Pada 2013-14, striker tersebut hanya memulai enam pertandingan liga dan dua dari 10 pertandingan di Liga Champions, mengeluh pada saat itu: “Klub saya sama sekali tidak memperhitungkan saya.”
David Moyes dan West Ham sama-sama mencari kisah penebusan mereka
Barney Ronay
Barney Ronay
Baca lebih banyak

Di Piala Dunia pada akhir musim itu, dia hanya tampil sebagai pemain pengganti, dengan manajer Meksiko kemudian, Miguel Herrera, yang menghubungkan keputusan tersebut dengan “tahun sulit” yang dialami Hernández. Kini striker tersebut, yang menderita cedera hamstring saat bermain imbang 3-3 dengan Belgia pada hari Jumat, mendapati dirinya bekerja di bawah Moyes lagi di tahun Piala Dunia.

“Dia pencetak gol terbanyak, finisher brilian,” kata Moyes yang berusia 29 tahun. “Sulit baginya di United karena saya memiliki Robin van Persie, Wayne Rooney, Danny Welbeck, Shinji Kagawa, jadi ada banyak kompetisi. Tapi dia akan diperlakukan sama di sini – jika dia bermain bagus dan mencetak gol, tidak ada masalah. Jika tidak, itu akan sama dengan yang lainnya. ”

Moyes, yang berbicara sebelum cedera Hernandez, mengatakan bahwa dia akan mengandalkan striker dan pemain senior lainnya untuk menjaga tim tetap diorganisir selama pertandingan. “Mereka perlu berada di sana untuk mengatakan: ‘Ya, kami tahu apa yang sedang kami lakukan.’ Akhirnya Anda mengaturnya, melakukan pekerjaan selama seminggu, tapi kemudian ada tanggung jawab. Itulah sebabnya para pemain dibayar dengan upah yang sangat bagus: mereka tidak dapat melihat-lihat dan berkata: ‘Kami ingin manajer memberi tahu kami apa yang harus dilakukan.’ Mereka harus memiliki sedikit tanggung jawab sendiri. ”

Moyes, yang menggantikan Slaven Bilic pada kontrak enam bulan awal, mengatakan bahwa dia yakin membawa kesuksesan ke West Ham. “Saya tidak berpikir itu tim yang buruk, tim yang buruk. Tapi aku tidak bisa diganggu dengan omong kosong apapun. Saya akan langsung dengan para pemain. Jika mereka tidak menyukainya, maka saya minta maaf. Kita harus memastikan bahwa kita melewati mereka dengan cepat. Jika berhasil, bagus. Jika tidak, maka saya akan melihat East End of London selama tujuh bulan, lalu saya akan pergi ke tempat lain. ”

 

Memahami Lebih Jelas Aturan Offside Dalam permainan Sepakbola

 

peraturan sepak bola,biasanya mudah dipahami bahkan oleh orang awam yang baru mengenal sepak bola sekalipun , jika anda melakukan kesalahan anda akan dihukum ,jika melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti akan mendapat hukuman penalty,dan jika bola keluar melewati garis maka lemparan kedalam merupakan hukumannya. Semuanya sangat mendasar, kecuali peraturan offside sepak bola. Ini adalah salah satu aturan yang rumit dan meskipun tidak ada dalam buku resep sepak bola asli (seperti, ditambahkan lebih dari satu waktu), ini sangat dibutuhkan, jadi mengapa saya akan mencoba menjelaskannya sedikit.

Aturan perangkap offside hanya berlaku untuk penyerang dan ini dimaksudkan untuk mengatur posisi kedua tim di lapangan. Tanpa aturan offside, penyerang hanya bisa tinggal di kotak penalti tim lainnya, menerima bola dan mencoba mencetak gol. Ini akan menjauhkan para pembela HAM dan mereka hampir tidak dapat bermain di tempat lain di luar kotak penalti mereka sendiri, karena pekerjaan utama mereka akan menandai striker yang sedang malas di sana.

Ini juga fakta diketahui bahwa penyerang umumnya tidak memiliki persyaratan usaha yang sama di lapangan, karena mereka hanya perlu berpartisipasi dalam satu fase permainan (pelanggaran), tidak seperti pembela HAM dan gelandang yang harus berpartisipasi dalam pelanggaran dan pertahanan, sehingga harus berlari lebih. Jadi sekarang Anda tahu MENGAPA peraturan offside sepak bola ada di sana, mari kita lihat APA itu.

Ada dua fase peraturan sepakbola offside: posisi offside dan sanksi jebakan offside. Jika penyerang berada dalam posisi offside, dia hanya akan dikenai sanksi jika bola mengarah ke arahnya dan dia berniat memainkannya. Jika tidak, jika dia melewati permainan, dia tidak akan dipanggil, meski memiliki posisi offside yang jelas.

Penyerang berada dalam posisi offside jika ia mendekati garis gawang tim lainnya dari pada bola dan lawan terakhir kedua. Anda akan sering mendengar orang mengatakan “dia berada di luar, karena dia lebih jauh ke arah tujuan daripada bek TERAKHIR”. Ini sebenarnya bukan pernyataan yang benar, karena ini tidak memperhitungkan gawang, jadi bek LAST sebenarnya adalah yang kedua terakhir, seperti ditunjukkan oleh peraturan offside yang disebutkan di atas.

Jadi, katakanlah tim “Kuning” sedang menyerang dan “Merah” sedang membela. Bola berada di kaki gelandang Kuning dan penyerang Kuning beberapa meter lebih jauh main tembak ikan uang asli ke garis gawang tim Merah, dari bek Merah terakhir. Kemudian penyerang Kuning berada dalam posisi offside, namun wasit hanya akan memanggil sanksi offside jika gelandang Kuning itu meneruskan bola ke penyerang Kuning sementara yang terakhir berada dalam posisi offside.

Jika Anda baru mengenal sepak bola, peraturan offside mungkin perlu sedikit membiasakan diri, tapi Anda akan segera bisa menemukan dengan tepat bagaimana dan mengapa seseorang dipanggil offside jika Anda menonton beberapa pertandingan. Perhatikan bahwa kadang-kadang, posisi penyerang dan pembela tim lainnya saling berdekatan. Artikel Kesehatan Kesehatan, bahwa wasit akan mengalami kesulitan menentukan apakah ada offside yang harus dipanggil atau tidak.

Oumar Niasse Menyelamatkan Poin Untuk Everton Dalam Undian Yang Kacau Dengan Crystal Palace

Roy Hodgson mencoba menyoroti hal-hal positif, menunjukkan peluang taruhan bola yang diciptakan Crystal Palace dan relatif sedikit yang mereka kebobolan, dan menawarkan penghitungan penalti pengunjung – 26 – sebagai bukti keputusasaan Everton untuk merebut kembali kendali. Tapi, pada akhirnya, semua yang benar-benar tetap ada adalah kesal. “Saya tidak bisa meminta lebih dari yang saya dapatkan dari para pemain, tapi saya harus mengakui bahwa saya sangat kecewa,” katanya. “Saya ingin melihat poin di papan tulis.”

Istana tidak tampil seperti sisi yang dikecam ke kaki divisi, dengan tampilan terbaru yang menggembirakan ini yang layak mendapat lebih dari sekadar titik belaka. Mereka telah terlambat menyuntikkan beberapa semangat ke dalam permainan menyerang mereka, kecepatan dan penemuan yang membanggakan dan kendali kepemilikan mereka kurang tergesa-gesa daripada sebelumnya. Tapi mereka masih belum memenangkan pertandingan, dan kelonggaran mereka karena menjatuhkan poin ganjil telah hilang. Jika Everton, seperti mimik sebuah tim yang canggung, tidak bisa diatasi, lalu siapa yang bisa?

Tuan rumah adalah tim yang lebih mengancam, dengan Wilfried Zaha, Andros Townsend dan Ruben Loftus-Cheek tak tertahankan. Mereka melaju lebih dulu setelah hampir 50 detik, mengatasi rasa ketidakadilan pada equalizer pertama Everton untuk mendapatkan kembali keunggulan mereka dan bahkan tim yang lebih persuasif setelah jeda. Namun pemandangan Jordan Pickford mengais upaya Luka Milivojevic dan Christian Benteke terlambat membuat frustrasi dari penduduk setempat. Ini adalah kesempatan yang tidak terjawab dan, atas semua kontroversi atas penghargaan hukuman Leighton Baines, itu telah diberikan kepada para pengunjung.

Istana telah mendapatkan kembali tujuan utama dari gol Zaha yang dibangun dengan sempurna saat pertandingan meluncur ke akhir pertandingan pada akhir babak pertama, dengan Julián Speroni menggodok Oumar Niasse saat ia mengendalikan bola di dalam wilayahnya sendiri. Jawabannya kepada Scott Dann meninggalkan kapten dalam kesukaran, Idrissa Gueye memastikan agar bola bebas dari bola. Niasse dengan tenang mengumpulkan, maju dan meluncur equalizer kedua pengunjung ke sudut. “Kami melakukan hara-kiri,” kata Hodgson. Speroni akan menebus kesalahan dengan menyelamatkan baik dari Dominic Calvert-Lewin setelah jeda, tapi rasa deflasi pada babak pertama bisa teraba.
Iklan

Penghargaan penalti juga telah diparut. Niasse berada di kantor Soho Istana pada batas waktu transfer setelah beberapa hari secara efektif disetujui oleh Everton dengan uang sebesar £ 8 juta, hanya untuk steker yang ditarik tepat sebelum cut-off. Di sini dia benar-benar bingung untuk membuktikannya, menggeliat menjauh dari Dann lima menit dan tampaknya merasakan bagian tengahnya mungkin akan menghalangi kaki dalam perjalanan. Tidak ada perjalanan yang akan datang – kontak itu ada di antara bahu tengah babak dan dada striker, meski tidak kuat – tapi wasit Anthony Taylor, masih yakin cukup oleh omong kosong untuk memberi penghargaan pada tendangan penalti.

“Jauh sekali, tapi sepertinya ada kontak,” kata David Unsworth. “Tapi yang akan saya katakan adalah Oumar akan selalu mengambil kesempatan. Jika dia terpotong atau didorong … ”

 

Hatem Ben Arfa Ke West Ham Atau Leicester

Kemungkinan Hatem Ben Arfa membawa kombinasi ketrampilan agen togel online sensasional dan kemundurannya yang luar biasa – berbasis bangku yang tampaknya tidak berbau kembali ke Liga Primer meningkat setiap harinya, dengan orang Prancis tidak terlalu menderita dalam cuaca dingin. Paris Saint-Germain dimasukkan ke dalam ruang kriogenik yang berada di dalam lemari es industri yang dibangun di atas tundra Arktik di musim dingin. Dia belum pernah melihat sekilas peralatan sepak bola sejak berlari melawan divisi Avranches ketiga di Piala Prancis pada bulan April dan sejak saat itu – dalam perkataan pengacaranya Jean-Jacques Bertrand – “ditinggalkan secara brutal dan dengan sikap tidak sopan “Meskipun dia” telah matang banyak “,” tidak pernah mengeluh “dan memiliki” cinta fundamental untuk klub “. Ini terlihat sangat mirip dengan dia yang diberi kesempatan untuk mengembangkan cinta mendasar untuk klub yang berbeda pada bulan Januari, baik dengan status pinjaman atau transfer gratis, dan menurut Mail Leicester “mempertimbangkan sebuah langkah” dan West Ham “telah terdengar keluar “.

Sekarang juga. David de Gea dan Real Madrid. Apakah mereka tidak akan meneruskannya? Mereka berdua adalah Ross dan Rachel dari dunia sepakbola: kita semua tahu mereka akan berakhir bersama dan hanya ada waktu yang lama sehingga kita dapat berpura-pura tertarik pada kemauan-mereka-tidak-drama yang sedang Merampok dari pacaran mereka yang tak berkesudahan. Tapi bisa jadi hampir berakhir dan Diario Gol mengatakan bahwa “semuanya menunjukkan tahun ini”. Artinya, tahun ini sepakbola, bukan tahun kalender ini: kesepakatan untuk kiper Manchester United akan menunggu sampai akhir keterlibatan Spanyol di Piala Dunia. “Itu akan terjadi musim panas mendatang, atau setidaknya itulah sumber yang dekat dengan klub,” lapornya.

https://www.theguardian.com/sport/2017/may/15/the-recap-sign-up-for-the-best-of-the-guardians-sport-coverage

Cegukannya adalah bahwa “José Mourinho telah memberitahu majikannya bahwa dia tidak mau membiarkan De Gea melarikan diri kecuali jika dia mendapatkan sesuatu sebagai balasannya. Dan dia tidak menginginkan jutaan orang. Mou menginginkan pemain. “Sebenarnya dia tampaknya menginginkan keduanya, karena terus berlanjut dia mengungkapkan bahwa dia menuntut Gareth Bale” dan jumlah jutaan yang bagus “. Bale sangat rawan cedera sehingga dia digambarkan sebagai “pemain kristal” yang “telah memberikan lebih banyak rasa sakit daripada kesenangan” dan karena itu Real bersedia menerima kesepakatan tersebut – dan memang “pembicaraan antara kedua klub itu maju”. Dengan cerita di tempat lain menunjukkan bahwa De Gea telah diberitahu bahwa jika dia tidak pergi ke Madrid pada musim panas mendatang, mereka akan menyerahkannya kepadanya dan mengalihkan perhatian mereka ke Thibaut Courtois sebagai gantinya, sepertinya kisah ini akhirnya bisa sampai pada sebuah kesimpulan.